Untuk seluruh siswa yang akan mengikuti ujian nasional 2012, semoga sukses always "

Pentingkah Hukuman Fisik Bagi Siswa

Seringkali kita dengar guru yang menindak murid lari putar lapangan, diperiksa kepolisian...

Padahal, "...Pendidikan tanpa hukuman adalah kejam...".
Pendapat ini sulit dinalar maknanya, tetapi dapat kita lihat hasilnya. Kenakalan siswa di jaman dulu secara kuantitas maupun kualitas tak sebrutal saat ini. (sayang nggak ada data maupun grafiknya). Tetapi Insya Allah opini saya mendekati kenyataan.

Saat ini para Pendekar Hak Azazi, yang haus popularitas dan sok pintar berkoar tentang teori psikologi atau apapun membuat konsep baru tentang pendidikan,... hasilnya... tawuran dan perkelahian pelajar toh semakin marak, bahkan mahasiswapun jadi moviestar-nya (????)

Apakah kita dendam saat jemari kita diketok penggaris karena kuku kita panjang ? Apakah kita sakit hati saat "godheg" kita dipelintir karena kita gondrong ? dan apakah hanya karena itu berkurang hormat kita ke Guru-guru kita ??

Nah Bagaimana Pendapat beberapa kolega baik yang sebagai pendidik  maupun non pendidik

Pendapat : 
1. Samuel Mestoko yang jelas reward and punishment adalah bagian dari pendidikan. hanya kita sebagai pendidik harus tahu batas-batas kepatutan. Hadiah, penghargaan ataupun pujian perlu kita berikan pada porsi yang sepantasnya, demikian juga dengan hukuman. Hukuman perlu kita berikan dalam batas-batas kewajaran. Yang juga penting dalam pemberian reward ataupun punishment adalah timing. Pemberian hukuman yang tepat waktu akan memberikan efek yang maksimal. yang tidak kalah penting adalah memberikan pemahaman yang benar mengapa hukuman diberikan.

Perlu diketahui, memang tidak semua orang tua memprotes tindakan hukuman fisik. Kebanyakan malah menganjurkan untuk memberikan hukuman keras kepada putra-putrinya bila melakukan pelanggaran..

dinamika memang harus berkembang ke arah sesuatu yang lebih baik. kita sebagai insan pendidikan harus mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi terus menerus...

2. Agus Abadianto Kalau menurut saya hukuman fisik bisa dilakukan, contohnya di SMK teknik mesin, hukuman harus dilakukan karena siswa menghadapi mesin yang terbuat dari besi, kalau salah mengoperasikannya akan terjadi kecelakaan yang lebih fatal dari hukuman fisik

3. Lambang Naga Perdamaian hukuman fisik nggak usah lagi dilakukan dan lebih baik ditinggalkan saja,masih banyak metode yang dapat digunakan untuk memberikan hukuman pada anak didik.berikan hukuman non fisik yang sifatnya mendidik sesuai materi pelajaran masing2.berikan tugas yang bermanfaat bagi peserta didik.kalau anak didik masih tidak sanggup melaksanakan tugas,khan ada sanksi sesuai tatib sekolah dan tatib itulah sebagai pedomannya.pendidik tidak kena sanksi pelanggaran kalau peraturan benar2 dilaksanakan sesuai prosedur yg benar

4. Ladi Prasetyo saya setuju dengan cak pras intinya hukuman kepada anak memang perlu. memang anak sekarang cenderung lebih brutal dan gak ada sopan santunnya beda dengan saat kita sekolah dulu seorang siswa sangat sopan kepada guru, tapi dengan adanya ham kita tidak bisa mendidik anak dengan maksimal . sudah banyak contoh guru yang mengingatkan siswanya dengan cara di jewer harus berurusan dengan polisi.....apakah harus dibiarkan saja kalo ada anak yang berbuat kurang baik di sekulah .....tentunya tidak.............bagaimana mendidik anak biar disiplin kalao tiap hari terlambat dibiarkan saja...............ramai pada saat upacara...........ini salah satu contoh dari sebagian kecil permasalahan yang ada di sekolah..........hasilnya anak2 semakin gak tau aturan................

sumber : Alumni IKIP Malang 


Category: 1 komentar

1 komentar:

Muji Man mengatakan...

Hari Kamis, 4 Agustus 2016 saya pembinaan di SMP yang juga ada SMA nya. Pas saya lagi ngobrol di depan kantor, siswa SMA boncengan 3 masuk lokasi sekolah dengan tanpa permisi, tanpa adab, gas dikencengin...

Home

Arsip Blog

Pengikut

100% free bagi Anda yang klik ini

KabarKongo.com

Borobudur Temple

Borobudur Temple